Doa Salomo

Setelah belajar perikop TUHAN Menepati Janji-Nya Kepada Daud dari Kitab 1 Raja-raja, sekarang kita belajar perikop lanjutannya, yakni Doa Salomo.

Berikut ini tampilan ayat-ayat Firman Tuhan dalam Kitab 1 Raja-raja (1 Kings 8:22-53) dengan judul perikop Doa Salomo).

Kita belajar perikop "Doa Salomo" ini dengan menggunakan tafsiran / catatan Wycliffe. Ayat-ayat dikutip dalam bentuk tulisan italic warna biru, sedangkan tafsiran / komentar dalam tulisan biasa.

Ayat-ayat Akitab dikutip dari software e-Sword, sedangkan komentarinya dari situs Alkitab.sabda.org. Yuk kita belajar.

Doa Salomo (Kitab 1Ki 8:22-53)


1Ki 8:22 Kemudian berdirilah Salomo di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, ditadahkannyalah tangannya ke langit,

1Ki 8:23 lalu berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu;

1Ki 8:24 Engkau yang tetap berpegang pada janji-Mu terhadap hamba-Mu Daud, ayahku, dan yang telah menggenapi dengan tangan-Mu apa yang Kaufirmankan dengan mulut-Mu, seperti yang terjadi pada hari ini.

1Ki 8:25 Maka sekarang, ya TUHAN, Allah Israel, peliharalah apa yang Kaujanjikan kepada hamba-Mu Daud, ayahku, dengan berkata: Keturunanmu takkan terputus di hadapan-Ku dan tetap akan duduk di atas takhta kerajaan Israel, asal anak-anakmu tetap hidup di hadapan-Ku sama seperti engkau hidup di hadapan-Ku.

1Ki 8:26 Maka sekarang, ya Allah Israel, biarlah kiranya menjadi nyata keteguhan janji yang telah Kauucapkan kepada hamba-Mu Daud, ayahku.

1Ki 8:27 Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini.

1Ki 8:28 Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu pada hari ini!

1Ki 8:29 Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan: nama-Ku akan tinggal di sana; dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini.

1Ki 8:30 Dan dengarkanlah permohonan hamba-Mu dan umat-Mu Israel yang mereka panjatkan di tempat ini; bahwa Engkau juga yang mendengarnya di tempat kediaman-Mu di sorga; dan apabila Engkau mendengarnya, maka Engkau akan mengampuni.

1Ki 8:31 Jika seseorang telah berdosa kepada temannya, lalu diwajibkan mengangkat sumpah dengan mengutuk dirinya, dan dia datang bersumpah ke depan mezbah-Mu di dalam rumah ini,

1Ki 8:32 maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan bertindak serta mengadili hamba-hamba-Mu, yakni menyatakan bersalah orang yang bersalah dengan menanggungkan perbuatannya kepada orang itu sendiri, tetapi menyatakan benar orang yang benar dengan memberi pembalasan kepadanya yang sesuai dengan kebenarannya.

1Ki 8:33 Apabila umat-Mu Israel terpukul kalah oleh musuhnya karena mereka berdosa kepada-Mu, kemudian mereka berbalik kepada-Mu dan mengakui nama-Mu, dan mereka berdoa dan memohon kepada-Mu di rumah ini,

1Ki 8:34 maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan mengampuni dosa umat-Mu Israel dan mengembalikan mereka ke tanah yang telah Kauberikan kepada nenek moyang mereka.

1Ki 8:35 Apabila langit tertutup, sehingga tidak ada hujan, sebab mereka berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini dan mengakui nama-Mu dan mereka berbalik dari dosanya, sebab Engkau telah menindas mereka,

1Ki 8:36 maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan mengampuni dosa hamba-hamba-Mu, umat-Mu Israel, --karena Engkaulah yang menunjukkan kepada mereka jalan yang baik yang harus mereka ikuti--dan Engkau kiranya memberikan hujan kepada tanah-Mu yang telah Kauberikan kepada umat-Mu menjadi milik pusaka.

1Ki 8:37 Apabila di negeri ini ada kelaparan, apabila ada penyakit sampar, hama dan penyakit gandum, belalang, atau belalang pelahap, apabila musuh menyesakkan mereka di salah satu kota mereka, apabila ada tulah atau penyakit apapun,

1Ki 8:38 lalu seseorang atau segenap umat-Mu Israel ini memanjatkan doa dan permohonan di rumah ini dengan menadahkan tangannya--karena mereka masing-masing mengenal apa yang merisaukan hatinya sendiri--

1Ki 8:39 maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga, tempat kediaman-Mu yang tetap, dan Engkau kiranya mengampuni, bertindak, dan membalaskan kepada setiap orang sesuai dengan segala kelakuannya, karena engkau mengenal hatinya--sebab Engkau sajalah yang mengenal hati semua anak manusia, --

1Ki 8:40 supaya mereka takut akan Engkau selama mereka hidup di atas tanah yang telah Kauberikan kepada nenek moyang kami.

1Ki 8:41 Juga apabila seorang asing, yang tidak termasuk umat-Mu Israel, datang dari negeri jauh oleh karena nama-Mu, --

1Ki 8:42 sebab orang akan mendengar tentang nama-Mu yang besar dan tentang tangan-Mu yang kuat dan lengan-Mu yang teracung--dan ia datang berdoa di rumah ini,

1Ki 8:43 maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga, tempat kediaman-Mu yang tetap, dan Engkau kiranya bertindak sesuai dengan segala yang diserukan kepada-Mu oleh orang asing itu, supaya segala bangsa di bumi mengenal nama-Mu, sehingga mereka takut akan Engkau sama seperti umat-Mu Israel dan sehingga mereka tahu, bahwa nama-Mu telah diserukan atas rumah yang telah kudirikan ini.

1Ki 8:44 Apabila umat-Mu keluar untuk berperang melawan musuhnya, ke arah manapun Engkau menyuruh mereka, dan apabila mereka berdoa kepada TUHAN dengan berkiblat ke kota yang telah Kaupilih dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu,

1Ki 8:45 maka Engkau kiranya mendengarkan di sorga doa dan permohonan mereka dan Engkau kiranya memberikan keadilan kepada mereka.

1Ki 8:46 Apabila mereka berdosa kepada-Mu--karena tidak ada manusia yang tidak berdosa--dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri musuh yang jauh atau yang dekat,

1Ki 8:47 dan apabila mereka sadar kembali dalam hatinya di negeri tempat mereka tertawan, dan mereka berbalik, dan memohon kepada-Mu di negeri orang-orang yang mengangkut mereka tertawan, dengan berkata: Kami telah berdosa, bersalah, dan berbuat fasik,

1Ki 8:48 apabila mereka berbalik kepada-Mu dengan segenap hatinya dan dengan segenap jiwanya di negeri musuh yang mengangkut mereka tertawan, dan apabila mereka berdoa kepada-Mu dengan berkiblat ke negeri mereka yang telah Kauberikan kepada nenek moyang mereka, ke kota yang telah Kaupilih dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu,

1Ki 8:49 maka Engkau kiranya mendengarkan di sorga, tempat kediaman-Mu yang tetap, kepada doa dan permohonan mereka dan Engkau kiranya memberikan keadilan kepada mereka.

1Ki 8:50 Engkau kiranya mengampuni umat-Mu yang telah berdosa kepada-Mu, mengampuni segala pelanggaran yang dilakukan mereka kepada-Mu, dan kiranya Engkau membuat mereka menjadi kesayangan orang-orang yang mengangkut mereka tertawan, sehingga orang-orang itu menyayangi mereka,

1Ki 8:51 sebab mereka itu umat-Mu dan milik kepunyaan-Mu yang telah Kaubawa keluar dari Mesir dari tengah-tengah dapur peleburan besi.

1Ki 8:52 Hendaklah mata-Mu terbuka terhadap permohonan hamba-Mu dan terhadap permohonan umat-Mu Israel dan hendaklah Engkau mendengarkan mereka seberapa kali mereka berseru kepada-Mu.

1Ki 8:53 Sebab Engkaulah yang memisahkan mereka bagi-Mu menjadi milik kepunyaan-Mu dari antara segala bangsa di bumi, seperti yang telah Kaufirmankan dengan perantaraan Musa, hamba-Mu, pada waktu Engkau membawa nenek moyang kami keluar dari Mesir, ya Tuhan ALLAH!"


22. Berdirilah Salomo di depan mezbah Tuhan. Di dalam kisah yang sama di II Tawarikh 6:12-42, ditambahkan sebuah catatan bahwa khusus untuk acara tersebut telah didirikan sebuah mimbar.

Doa Salomo ini bisa dianggap sebagai mengandung tujuh permohonan yang berbeda.

Sang raja memohon:
(1) Kesinambungan hadirat dan perlindungan Allah (8:25-30);
(2) kehancuran kaum fasik dan pembenaran orang-orang benar (ay. 31, 32);
(3) pelepasan dari musuh apabila mengaku dosa (ay. 33);
(4) pertolongan ilahi pada masa malapetaka (ay. 35-40);
(5) pertolongan ilahi bagi orang asing yang saleh (ay. 41-43);
(6) kemenangan dalam berbagai peperangan yang akan datang (ay. 44, 45);
(7) pengampunan dosa nasional (ay. 46-53).

Di dalam doa ini, teologi Salomo mencapai tingkatan yang amat tinggi.

Penyataan kritis (berlandaskan hipotesis evolusioner) bahwa teologi Israel tidak mungkin sudah mencapai titik perkembangan yang penuh sebelum zaman "Yesaya Dua" diruntuhkan secara menentukan melalui doa Salomo ini.

Kehadiran dan kemahatinggian Allah ditonjolkan dengan jelas.

23. Kasih setia. Kata Ibrani hesed mengacu kepada kasih perjanjian, yaitu jenis kasih yang dinyatakan di dalam perjanjian di antara Allah dengan umat-Nya.

Di dalam kesempatan ini Salomo berdoa agar kasih perjanjian tersebut dapat berlangsung terus.

Syarat-syarat agar kasih semacam ini dapat terwujud berlandaskan pada prinsip ketaatan dan iman.

Melalui keturunan Daud, janji-janji itu mencapai puncaknya di dalam Putra Daud Yang Agung, yakni Tuhan Yesus Kristus.

27. Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Kisah dalam II Tawarikh 6:18 mengandung variasi diam bersama dengan manusia di atas bumi?

Perbedaan kecil ini diikuti pula oleh LXX.

Sekalipun di dalam doa ini nada kasih karunia sama sekali tidak disembunyikan, yang ditekankan tetap keadilan ilahi (ay. 31 dst.).

37. Apabila di negeri ini ada kelaparan ... ada penyakit sampar, hama dan penyakit gandum. Hama adalah penyakit tanaman.

Berbagai keadaan yang disebutkan di sini disebabkan oleh kekeringan atau perang atau oleh serbuan belalang dan ulat, tulah-tulah yang sering kali menimpa wilayah-wilayah dalam Alkitab.

Semua malapetaka ini dilihat sebagai lebih parah daripada kejadian yang normal, yaitu sebagai sarana untuk mendisiplinkan bangsa itu.

Namun, Salomo menyadari bahwa yang terutama diperlukan bukanlah pemusnahan hewan-hewan tersebut, tetapi penghapusan dosa (ay. 39).

41-43. Juga apabila seorang asing ... maka Engkaupun kiranya mendengarkannya. Bukannya memberikan tuduhan-tuduhan yang mencela, orang Israel diperintahkan untuk mengasihi orang asing, dengan mengingat bahwa mereka juga pernah menjadi orang asing di Mesir.

Yang secara khusus dimaksudkan di sini adalah orang asing saleh yang takut akan Allah.

47. Apabila mereka sadar kembali dalam hatinya di negeri tempat mereka tertawan. Di sini Salomo tampaknya memanfaatkan karunia bernubuat yang membuatnya sanggup memandang ke depan.

Dengan kemampuan untuk memandang lorong waktu jauh ke depan, dia rupanya sudah melihat bahwa bangsa itu akan ditawan oleh Babel beberapa abad kemudian.

Adalah penting bahwa pembangun Bait Suci ini telah memperoleh penglihatan tentang keruntuhan Bait Suci itu yang akan terjadi pada tahun 586/585 sM ketika Raja Nebukadnezar menghancurkan baik kota maupun Bait Suci tersebut.

Dengan demikian yang dinubuatkan bukan hanya penawanan bangsa tersebut, namun juga pemulihan mereka sesudah itu.

Perikop Selanjutnya: Berkat dan Pujian.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel