Yehu Menghapuskan Penyembahan Baal

Perikop ini mengisahkan sepak terjang yang terakhir dari raja Yehu. Bersama dengan Yonadab bin Rekhab, ia menjebak orang-orang Israel yang menyembah Baal dan kemudian membunuh mereka.

Klik:

Namun, sayang sekali, Yehu juga bukan orang yang setia kepada Tuhan, karena dia tidak menjauh dari pola ibadah Yerobeam bin Nebat yang mengakibatkan orang Israel berdosa dengan penyembahan anak-anak lembu emas.

2 Raja-raja 10:18-36


2Ki 10:18 Kemudian Yehu mengumpulkan seluruh rakyat, lalu berkata kepada mereka: "Adapun Ahab masih kurang beribadah kepada Baal, tetapi Yehu mau lebih hebat beribadah kepadanya.

2Ki 10:19 Oleh sebab itu, panggillah menghadap aku semua nabi Baal, semua orang yang beribadah kepadanya dan semua imamnya, seorangpun tidak boleh tidak hadir, sebab aku hendak mempersembahkan korban yang besar kepada Baal. Setiap orang yang tidak hadir tidak akan tinggal hidup." Tetapi perbuatan ini adalah akal Yehu supaya ia membinasakan orang-orang yang beribadah kepada Baal.

2Ki 10:20 Selanjutnya Yehu berkata: "Tentukanlah hari raya perkumpulan kudus bagi Baal!" Lalu mereka memaklumkannya.

2Ki 10:21 Yehu mengirim orang ke seluruh Israel, maka datanglah seluruh orang yang beribadah kepada Baal, tidak seorangpun yang ketinggalan. Lalu masuklah semuanya ke dalam rumah Baal, sehingga rumah itu penuh sesak dari ujung ke ujung.

2Ki 10:22 Kemudian berkatalah Yehu kepada orang yang mengepalai gudang pakaian: "Keluarkanlah pakaian untuk setiap orang yang beribadah kepada Baal!" Maka dikeluarkannyalah pakaian bagi mereka.

2Ki 10:23 Sesudah itu masuklah Yehu dan Yonadab bin Rekhab ke dalam rumah Baal, lalu berkatalah ia kepada orang-orang penyembah Baal di situ: "Periksalah dan lihatlah, supaya jangan ada di antara kamu di sini seorangpun dari hamba-hamba TUHAN, melainkan hanya orang-orang yang beribadah kepada Baal."

2Ki 10:24 Lalu masuklah mereka untuk mempersembahkan korban sembelihan dan korban bakaran. Adapun Yehu telah menempatkan delapan puluh orang di luar dan telah berkata: "Siapa yang membiarkan lolos seorangpun dari orang-orang yang kuserahkan ke dalam tanganmu, nyawanyalah ganti nyawa orang itu."

2Ki 10:25 Setelah Yehu selesai mempersembahkan korban bakaran, berkatalah ia kepada bentara-bentara dan kepada perwira-perwira: "Masuklah, bunuhlah mereka, seorangpun tidak boleh lolos!" Maka dibunuhlah mereka dengan mata pedang, lalu mayatnya dibuang; kemudian masuklah bentara-bentara dan perwira-perwira itu ke gedung rumah Baal.

2Ki 10:26 Mereka mengeluarkan tiang berhala rumah Baal itu, lalu dibakar.

2Ki 10:27 Mereka merobohkan tugu berhala Baal itu, merobohkan juga rumah Baal, dan membuatnya menjadi jamban; begitulah sampai hari ini.

2Ki 10:28 Demikianlah Yehu memunahkan Baal dari Israel.

2Ki 10:29 Hanya, Yehu tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula, yakni dosa penyembahan anak-anak lembu emas yang di Betel dan yang di Dan.

2Ki 10:30 Berfirmanlah TUHAN kepada Yehu: "Oleh karena engkau telah berbuat baik dengan melakukan apa yang benar di mata-Ku, dan telah berbuat kepada keluarga Ahab tepat seperti yang dikehendaki hati-Ku, maka anak-anakmu akan duduk di atas takhta Israel sampai keturunan yang keempat."

2Ki 10:31 Tetapi Yehu tidak tetap hidup menurut hukum TUHAN, Allah Israel, dengan segenap hatinya; ia tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.

2Ki 10:32 Pada zaman itu mulailah TUHAN menggunting daerah Israel, sebab Hazael mengalahkan mereka di seluruh daerah Israel

2Ki 10:33 di sebelah timur sungai Yordan dengan merebut seluruh tanah Gilead, tanah orang Gad, orang Ruben dan orang Manasye, mulai dari Aroer yang di tepi sungai Arnon, baik Gilead maupun Basan.

2Ki 10:34 Selebihnya dari riwayat Yehu dan segala yang dilakukannya dan segala kepahlawanannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel?

2Ki 10:35 Kemudian Yehu mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di Samaria, maka Yoahas, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

2Ki 10:36 Adapun lamanya Yehu menjadi raja atas Israel di Samaria adalah dua puluh delapan tahun.


Tafsiran Wycliffe


18. Yehu mau lebih hebat beribadah kepadanya (Baal). Yehu mengalihkan kecurigaan penduduk itu dengan berpura-pura menyembah Baal. Tindakan ini, yang merupakan salah satu kepalsuannya menunjukkan, bahwa dia haus darah.

19-22. Panggillah menghadap aku semua nabi Baal ... Tetapi perbuatan ini adalah akal Yehu. Yehu menyiapkan sebuah perangkap.

Pakaian (ay. 22) yang dipakai akan membuat para nabi Baal mudah dikenali. Mengumpulkan mereka di bagian luar Bait Allah (ay. 21) membuat mereka mudah dibantai.

23. Periksalah. Hanya para nabi Baal saja yang harus dibunuh.

Yehu berencana memusnahkan seluruh kekuatan keturunan Ahab dengan juga membunuh para pengikutnya, dan pada saat bersamaan dia mengharapkan dukungan dari mereka yang setia kepada Allah Israel sehingga makin memperkokoh kedudukannya sendiri.

25. Terjemahkan: Ketika mereka sudah selesai mempersiapkan persembahan kurban bakaran, Yehu mengatakan.

Yehu tidak ikut dalam upacara itu.

Tindakan itu akan fatal bagi usahanya memperoleh dukungan orang Israel yang setia.

Masuklah. Hanya pembunuhan para imam Baal saja yang memadai untuk memenuhi tuntutan keadilan dan kekudusan Allah.

27, 28. Mereka merobohkan. Yehu menghancurkan pusat penyembahan berhala itu untuk mengakhirinya.

29, 30. Hanya, Yehu tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam. Yerobeam telah melanggar perjanjian dengan membawa Israel menyembah berhala anak lembu di Betel dan Dan.

Yehu melanjutkan dosa ini.

Karena tindakan Yehu ini, Israel kemudian dibuang.

Jadi Yehu menghancurkan nilai dari pekerjaannya.

Keturunannya adalah keturunan militer, bukan religius.

32. Mulailah Tuhan menggunting daerah Israel. Di dalam diri Yehu, Israel memiliki kesempatan yang terakhir.

Kekurangan Israel ialah karena pembaharuan-pembaharuan yang dilakukan Yehu berakhir dengan dihidupkannya kembali "dosa-dosa Yerobeam".

Pengguntingan itu wujudnya adalah hilangnya wilayah Hazael (ay. 33).

Masa Pemerintahan Yehu (9:11-10:36).

Sesuai dengan prinsip-prinsip ilahi tentang hukuman atas dosa sebagaimana dikemukakan di dalam Kitab Ulangan, Yehu menjadi pelaksana dari murka Allah terhadap orang-orang berdosa yang utama di Israel - Ahab dan keturunannya yang jahat.

Dari Yehu Hingga Hancurnya Kerajaan Israel (9:11-17:4).

Karena penyembahan berhala di Israel itu sudah mengancam akan menghancurkan segala pengaruh baik di sana, dan akan menyerbu Yehuda sehingga akan menghancurkan keseluruhan bangsa tersebut, maka keluarga Ahab harus dimusnahkan.

Sumber bahan: Software e-sword dan Alkitab.sabda.org.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel