Keluaran 22:18-20: Peraturan Tentang Dosa Yang Keji

Peraturan Tentang Dosa Yang Keji​.

Setelah belajar perikop Peraturan Tentang Jaminan Harta Sesama Manusia, sekarang kita belajar perikop lanjutannya, yaitu Peraturan Tentang Dosa Yang Keji.

Berikut ini tampilan ayat-ayat Firman Tuhan dalam kitab Keluaran (Exodus 22:18-20 dengan judul perikop Peraturan Tentang Dosa Yang Keji).

Kita belajar perikop Peraturan Tentang Dosa Yang Keji ini dengan menggunakan tafsiran / catatan Wycliffe. Semua ayat dikutip dalam bentuk tulisan italic warna biru, sedangkan tafsiran / komentar dalam tulisan biasa.

Ayat Akitab dikutip dari software e-Sword, sedangkan komentarinya dari situs Alkitab.sabda.org. Yuk kita belajar.

Peraturan Tentang Dosa Yang Keji (Kitab Keluaran 22:18-20)


Exo 22:18 "Seorang ahli sihir perempuan janganlah engkau biarkan hidup.

18. Ahli sihir perempuan. Praktik sihir dan ramalan yang mudah menjalar ke mana-mana masih merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan di daerah-daerah primitif, dan bahkan juga di kalangan orang-orang yang masih percaya takhyul di negeri-negeri yang sudah lebih mengalami pencerahan.

Beberapa kata ini sering kali dikutip dan banyak diulas sebagai bukti bahwa Perjanjian Lama pada umumnya tidak menggubris masalah takhyul sehingga pasti bukan diilhamkan.

Hukum-hukum ini telah banyak sekali disalahgunakan, seperti dalam berbagai pengadilan terhadap praktik sihir di New England pada abad ketujuh belas.

Perjanjian Baru memang tidak berisi hukum-hukum semacam ini, sebab sistem pengaturan Kristen bukan kekuasaan sipil seperti halnya gereja Perjanjian Lama.

Sekalipun demikian, hal ini tidak meniadakan kenyataan adanya praktik-praktik kuasa gelap atau pengesahan hukum-hukum terhadap praktik-praktik tersebut.

Exo 22:19 Siapapun yang tidur dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati.

19. Bestialitas. Tindakan yang tidak layak diucapkan ini sesungguhnya merupakan bagian dari praktik religius yang rendah ketika itu.

Exo 22:20 Siapa yang mempersembahkan korban kepada allah kecuali kepada TUHAN sendiri, haruslah ia ditumpas."

20. Memberikan persembahan kepada dewa-dewa yang tidak dikenal, haruslah ia ditumpas. Secara harfiah: diserahkan dipisahkan untuk Yehovah.

"Melalui kematian diserahkan kepada Tuhan yang kepada-Nya dia tidak akan menyerahkan diri ketika hidup" (KD).

Perikop Selanjutnya: Peraturan Tentang Orang-orang Yang Tidak Mampu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel