Hakim-hakim 16:1-3: Simson di Gaza

Simson di Gaza.

Setelah belajar perikop Simson Melawan Orang Filistin dari kitab Hakim-hakim, sekarang kita belajar perikop lanjutannya, yakni Simson di Gaza.

Berikut ini tampilan ayat-ayat Firman Tuhan dalam Kitab Hakim-hakim (Judges 16:1-3 dengan judul perikop Simson di Gaza).

Kita belajar perikop Simson di Gaza ini dengan menggunakan tafsiran / catatan Wycliffe. Semua ayat dikutip dalam bentuk tulisan italic warna biru, sedangkan tafsiran / komentar dalam tulisan biasa.

Ayat Akitab dikutip dari software e-Sword, sedangkan komentarinya dari situs Alkitab.sabda.org. Yuk kita belajar.

Simson di Gaza (Kitab Hakim-hakim 16:1-3)


Jdg 16:1 Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia.

Jdg 16:2 Ketika diberitahukan kepada orang-orang Gaza: "Simson telah datang ke sini," maka mereka mengepung tempat itu dan siap menghadang dia semalam-malaman itu di pintu gerbang kota, tetapi semalam-malaman itu mereka tidak berbuat apa-apa, karena pikirnya: "Nanti pada waktu fajar kita akan membunuh dia."

Jdg 16:3 Tetapi Simson tidur di situ sampai tengah malam. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya, diletakkannya di atas kedua bahunya, lalu semuanya itu diangkatnya ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron.


Para Penindas dan Pelepas Israel (3:7-16:31).

Sesudah pendahuluan umum, yang melukiskan kehidupan sepanjang masa para Hakim, kepada kita disajikan serangkaian episode khusus.

Setiap episode, mengisahkan kemurtadan Israel dengan penghajaran oleh Allah sebagai akibatnya.


16:1. Ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal. Kekuatan jasmaniah Simson yang luar biasa, ditandingi oleh kelemahan moral yang juga luar biasa.

Di Gaza, di wilayah yang diduduki orang Filistin, dua mil dari pantai Mediterania, Simson kembali terpukau oleh seorang perempuan jahat.

2. Ketika diberitahukan kepada orang-orang Gaza. Penduduk Gaza mengetahui, bahwa musuh mereka ada di dalam kota.

Mereka tidak berusaha menelusuri kota itu pada malam hari untuk menangkapnya, tetapi mereka membuat pasukan pengawas, dan bertekad untuk membunuhnya pada pagi hari.

3. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya. Kembali di sini ditekankan keperkasaan jasmaniah Simson.

Dia sanggup mengangkat pintu gerbang kota beserta tiang dan palangnya, lalu membawanya empat puluh mil hingga dekat Hebron.

Perikop Selanjutnya: Simson dan Delila.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel