Hakim-hakim 15: Simson Melawan Orang Filistin

Simson Melawan Orang Filistin.

Setelah belajar perikop Perkawinan Simson dan Teka-tekinya dari kitab Hakim-hakim, sekarang kita belajar perikop lanjutannya, yakni Simson Melawan Orang Filistin.

Berikut ini tampilan ayat-ayat Firman Tuhan dalam Kitab Hakim-hakim (Judges 15 dengan judul perikop Simson Melawan Orang Filistin).

Kita belajar perikop Simson Melawan Orang Filistin ini dengan menggunakan tafsiran / catatan Wycliffe. Semua ayat dikutip dalam bentuk tulisan italic warna biru, sedangkan tafsiran / komentar dalam tulisan biasa.

Ayat Akitab dikutip dari software e-Sword, sedangkan komentarinya dari situs Alkitab.sabda.org. Yuk kita belajar.

Simson Melawan Orang Filistin (Kitab Hakim-hakim 15)


Jdg 15:1 Beberapa waktu kemudian, dalam musim menuai gandum, pergilah Simson mengunjungi isterinya, dengan membawa seekor anak kambing, serta berkata: "Aku mau ke kamar mendapatkan isteriku." Tetapi ayah perempuan itu tidak membiarkan dia masuk.

Jdg 15:2 Kata ayah perempuan itu: "Aku telah menyangka, bahwa engkau benci sama sekali kepadanya, sebab itu aku memberikannya kepada kawanmu. Bukankah adiknya lebih cantik dari padanya? Baiklah kauambil itu bagimu sebagai gantinya."

Jdg 15:3 Lalu kata Simson kepadanya: "Sekali ini aku tidak bersalah terhadap orang Filistin, apabila aku mendatangkan celaka kepada mereka."

Jdg 15:4 Maka pergilah Simson, ditangkapnya tiga ratus anjing hutan, diambilnya obor, diikatnya ekor dengan ekor dan ditaruhnya sebuah obor di antara tiap-tiap dua ekor.

Jdg 15:5 Kemudian dinyalakannyalah obor itu dan dilepaskannya anjing-anjing hutan itu ke gandum yang belum dituai kepunyaan orang Filistin, sehingga terbakarlah tumpukan-tumpukan gandum dan gandum yang belum dituai dan kebun-kebun pohon zaitun.

Jdg 15:6 Berkatalah orang Filistin: "Siapakah yang melakukan ini?" Orang menjawab: "Simson, menantu orang Timna itu, sebab orang itu telah mengambil isteri Simson dan memberikannya kepada kawannya." Kemudian pergilah orang Filistin ke sana dan membakar perempuan itu beserta ayahnya.

Jdg 15:7 Lalu berkatalah Simson kepada mereka: "Jika kamu berbuat demikian, sesungguhnya aku takkan berhenti sebelum aku membalaskannya kepada kamu."

Jdg 15:8 Dan dengan pukulan yang hebat ia meremukkan tulang-tulang mereka. Lalu pergilah ia dan tinggal dalam gua di bukit batu Etam.

Jdg 15:9 Lalu majulah orang Filistin dan berkemah di daerah Yehuda serta memencar ke Lehi.

Jdg 15:10 Berkatalah orang-orang Yehuda: "Mengapa kamu maju menyerang kami?" Lalu jawab mereka: "Kami maju untuk mengikat Simson dan memperlakukan dia seperti dia memperlakukan kami."

Jdg 15:11 Kemudian turunlah tiga ribu orang dari suku Yehuda ke gua di gunung batu Etam dan berkata kepada Simson: "Tidakkah kauketahui, bahwa orang Filistin berkuasa atas kita? Apakah juga yang telah kauperbuat terhadap kami?" Tetapi jawabnya kepada mereka: "Seperti mereka memperlakukan aku, demikianlah aku memperlakukan mereka."

Jdg 15:12 Kata mereka kepadanya: "Kami datang ke sini untuk mengikat dan menyerahkan engkau ke dalam tangan orang Filistin." Tetapi jawab Simson kepada mereka: "Bersumpahlah kepadaku, bahwa kamu sendiri tidak akan menyerang aku."

Jdg 15:13 Lalu kata mereka kepadanya: "Tidak, kami hanya mau mengikat engkau dan menyerahkan engkau ke dalam tangan mereka, tetapi membunuh engkau kami tidak mau." Maka mereka mengikat dia dengan dua tali baru dan membawa dia dari bukit batu itu.

Jdg 15:14 Setelah ia sampai ke Lehi dan orang-orang Filistin mendatangi dia dengan bersorak-sorak, maka berkuasalah Roh TUHAN atas dia dan tali-tali pada tangannya menjadi seperti batang rami yang telah habis dimakan api dan segala pengikatnya hancur tanggal dari tangannya.

Jdg 15:15 Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu.

Jdg 15:16 Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."

Jdg 15:17 Setelah berkata demikian, dilemparnya tulang rahang itu dari tangannya. Kemudian dinamailah tempat itu Ramat Lehi.

Jdg 15:18 Ketika ia sangat haus, berserulah ia kepada TUHAN: "Oleh tangan hamba-Mu ini telah Kauberikan kemenangan yang besar itu, masakan sekarang aku akan mati kehausan dan jatuh ke dalam tangan orang-orang yang tidak bersunat itu!"

Jdg 15:19 Kemudian Allah membelah liang batu yang di Lehi itu, dan keluarlah air dari situ. Ia minum, lalu menjadi kuat dan segar kembali. Sebab itu dinamailah mata air itu Mata Air Penyeru, yang sampai sekarang masih ada di Lehi.

Jdg 15:20 Ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dalam zaman orang Filistin, dua puluh tahun lamanya.


Para Penindas dan Pelepas Israel (3:7-16:31).

Sesudah pendahuluan umum, yang melukiskan kehidupan sepanjang masa para Hakim, kepada kita disajikan serangkaian episode khusus.

Setiap episode, mengisahkan kemurtadan Israel dengan penghajaran oleh Allah sebagai akibatnya.


15:1. Simson mengunjungi isterinya. Dengan membawa seekor anak kambing, Simson kemudian berkunjung ke rumah istrinya ketika amarahnya sudah padam.

Sekalipun demikian, ayah gadis itu tidak mengizinkan Simson masuk ke kamarnya, dan memberitahukan bahwa perempuan itu telah diserahkan kepada bekas pengiringnya.

Orang tua itu menawarkan adik perempuan sang istri sebagai ganti untuk Simson dengan keterangan tambahan, bahwa sang adik lebih cantik.

4. Maka pergilah Simson, ditangkapnya tiga ratus anjing hutan. Karena yakin dirinya berhak membalas dendam kepada orang Filistin, Simson kemudian menangkap tiga ratus ekor rubah, mengikat ekor mereka sepasang demi sepasang, dan kemudian menaruh obor penuh minyak di antara tiap-tiap dua ekor.

Kemudian setelah menyalakan obor itu, Simson melepaskan rubah tersebut ke tengah-tengah ladang orang Filistin.

Akibatnya ialah musnahnya gandum dan kebun zaitun orang Filistin.

6. Kemudian pergilah orang Filistin ke sana dan membakar perempuan itu beserta ayahnya. Orang-orang Filistin menyalahkan istri Simson dan keluarganya, sehingga mengambil tindakan menghukum keluarga itu.

7. Aku takkan berhenti sebelum aku membalaskannya kepada kamu. Pembakaran keluarga istri Simson belum merupakan balasan yang setimpal bagi Simson.

8. Dengan pukulan yang hebat ia meremukkan tulang-tulang mereka. Idiomnya, yang secara harfiah artinya paha dan pinggang rupanya berarti dihancurkan sepenuhnya.

Di dalam stempel Babilon berbentuk silinder Gilgamesy digambarkan memakai cara ini untuk bergulat.

Lalu pergilah ia dan tinggal dalam gua di bukit batu Etam. Tempat ini mungkin terletak dekat kota Etam di Yehuda, sekitar dua mil sebelah barat daya Betlehem.

11. Kemudian turunlah tiga ribu orang dari suku Yehuda .... Simson berasal dari suku Dan, dan mereka yang berasal dari suku Yehuda tidak merasa berkewajiban untuk melindungi Simson.

Kenyataan bahwa suku Yehuda mengirimkan tiga ribu orang, merupakan bukti pengakuan mereka terhadap kekuatan Simson.

Yehuda menyadari, bahwa orang Filistin menindas wilayah itu, dan membenci tindakan Simson yang dianggap sebagai pemberontakan.

12. Kami datang ke sini untuk mengikat dan menyerahkan engkau. Orang-orang Yehuda merasa berkewajiban kepada para penguasa mereka orang Filistin untuk menyerahkan Simson kepada mereka.

Simson tidak melawan, namun hanya meminta mereka untuk bersumpah, bahwa mereka tidak akan melukai dirinya.

Jika mereka menyerang Simson, maka dia terpaksa harus mempertahankan diri, sehingga terpaksa mengucurkan darah orang Israel.

Sekalipun Simson tidak ragu-ragu untuk membunuh orang Filistin, dia tidak mau membunuh sesama orang Israel.

13. Maka mereka mengikat dia dengan dua tali baru. Sesudah bersumpah, bahwa para utusan suku Yehuda itu tidak akan menyerang Simson secara langsung, dia membiarkan dirinya diikat oleh mereka.

Istilah tali baru menunjuk kepada kekuatan dari tali tersebut.

Tentu tidak bijaksana untuk mengikat Simson dengan tali yang sudah pernah dipakai atau yang sudah rapuh karena usia.

14. Setelah ia sampai ke Lehi ... Lehi dikuasai oleh orang Filistin.

Para utusan Yehuda tersebut membawa tawanan mereka ke sana, dan orang-orang Filistin bersukacita melihat penyerang mereka dibawa dalam keadaan terikat.

Pada saat musuh-musuh Simson itu bersukaria atas kemenangan mereka, berkuasalah Roh Tuhan atas dia, sehingga dia dapat mematahkan tali yang mengikat dirinya.

Bagi Simson, tali-tali tersebut bagaikan tali rami yang sudah hangus, sehingga sangat rapuh.

15. Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai ... Pada saat itu, kemenangan orang Filistin berbalik menjadi malapetaka.

Simson meraih senjata pertama yang ada, yaitu sebuah tulang rahang keledai yang masih baru.

Dengan senjata itu, dia membunuh seribu orang.

16. Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar. Nyanyian kemenangan Simson adalah dalam bentuk puisi.

Pada hari itu, kemenangan orang Filistin telah berubah menjadi kemenangan pahlawan Israel.

Karena Simson bertempur sendiri, maka diapun harus menggubah dan menyanyikan sendiri nyanyian kemenangannya.

Dinamailah tempat itu Ramat Lehi. Maksudnya: bukit tulang rahang.

18. Ketika ia sangat haus. Setelah lelah membunuh seribu orang Filistin, Simson menjadi haus, dan Simson merasa bahwa keadaannya yang melemah, akan membuat dirinya mudah menjadi bulan-bulanan orang Filistin yang pasti berusaha untuk membalas dendam kematian rekan-rekan sebangsanya.

Di dalam keadaan putus asa, Simson berseru kepada Tuhan.

19. Kemudian Allah membelah liang batu ... Kata benda maktesh yang diterjemahkan menjadi liang batu, merupakan sebuah kolam bulat yang dalam.

Kolam itu dipakai untuk "lesung" (bdg. Ams. 27:22).

Di tempat tersebut, Allah membuat air mengalir keluar sebagai sarana untuk memuaskan dahaga Simson.

Dinamailah mata air itu Mata Air Penyeru (En-Hakkore). Mata air tersebut terletak di dekat Lehi pada saat Kitab Hakim-hakim ini ditulis.

Qôre, "penyeru" adalah sebutan Ibrani bagi ayam hutan.

Jadi, mata air itu mungkin dikenal sebagai "Mata Air Ayam Hutan" dan juga "Mata Air Penyeru".

20. Ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dalam zaman orang Filistin, dua puluh tahun lamanya. Ayat ini merupakan bagian penutup dari kisah kemenangan Simson atas orang Filistin di Lehi. Kenyataan ini disebutkan kembali dalam 16:31.

Perikop Selanjutnya: Simson di Gaza.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel