Yehezkiel 28:20-26: Nubuatan Melawan Sidon

Klik:

Ezekiel / Yehezkiel 28:20-26


Eze 28:20 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:

Eze 28:21 "Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Sidon dan bernubuatlah melawan dia

Eze 28:22 dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku menjadi lawanmu, hai Sidon, dan Aku menyatakan kemuliaan-Ku di tengah-tengahmu. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku menjatuhkan hukuman atasnya dan menunjukkan kekudusan-Ku terhadap dia.

Eze 28:23 Aku akan mendatangkan sampar atasnya dan darah akan mengalir di jalan-jalannya dan orang-orang akan mati rebah di tengah-tengahnya karena pedang yang datang dari sekitarnya melawan dia. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.

Eze 28:24 Dan tidak akan ada lagi bagi kaum Israel dari semua tetangganya yang menghina mereka, menjadi duri yang menusuk atau onak yang memedihkan. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.

Eze 28:25 Beginilah firman Tuhan ALLAH: Pada saat Aku mengumpulkan kaum Israel dari tengah suku-suku bangsa, di mana mereka berserak dan Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepada mereka di hadapan bangsa-bangsa, maka mereka akan diam di tanah mereka yang telah Kuberikan kepada hamba-Ku Yakub.

Eze 28:26 Mereka akan diam di sana dengan aman tenteram, mereka akan membangun rumah dan membuat kebun anggur. Ya, mereka akan diam dengan aman tenteram pada saat Aku menjatuhkan hukuman atas semua tetangganya yang menghina mereka. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka."


Tafsiran Wycliffe


Nubuatan Melawan Sidon (28:20-26).

Kutukan-kutukan lainnya terhadap Sidon muncul dalam Yoel 3:4-8; Zakharia 9:2.

Sidon (saat ini Saida, mungkin berhubungan dengan dewa Sid, dari akar kata sûd, "memburu") terletak 25 mil di sebelah utara Tirus.

Sidon disebutkan dalam Surat-surat Amarna (75, 85, 149, dst.) dan oleh Homer, Iliad 7:290.

Suku Asyer tidak mengusir bangsa Sidon (Hak. 1:31; 10:12).

Belakangan, Sidon takluk kepada kota saudaranya, Tirus (Jos Antiq. IX. 14. 2).

Sidon dihancurkan oleh Esarhaddon pada tahun 677 SM; bersama Tirus takluk kepada Firaun-Hofra pada tahun 588 SM; Sidon takluk kepada Cambyses pada tahun 526 SM (Herodotus VII. 89; VIII. 67); Sidon menjual kayu aras untuk membangun kembali Bait Suci Yerusalem (Ezr. 3:7); dihancurkan oleh bangsa Persia pada tahun 345 SM; menyerah kepada Aleksander Agung pada tahun 333 SM; diberikan kepada Romawi pada tahun 64 SM.

Dalam beberapa ayat PB, Sidon disebutkan dalam kaitannya dengan Tirus (bdg. pengantar ps. 26), dan Paulus singgah di pelabuhannya (Kis. 27:3).

20-23. Tujukanlah mukamu kepada Sidon. Kebesaran Tuhan dikenali lewat penghukuman atas Sidon.

Sidon, dan bangsa-bangsa lain, telah menjadi "duri yang menusuk atau onak yang memedihkan" bagi Israel (ay. 24).

24-26. Kaum Israel. Hukuman atas bangsa-bangsa akan menyebabkan pemulihan bagi kaum Israel.

Pemeliharaan Allah ditunjukkan dengan jelas dalam ayat-ayat ini.

Penawanan Israel di antara bangsa-bangsa di sekelilingnya (ay. 24) akan membawa kepada pertobatan dan pemulihannya (ay. 25), kepada hukuman Allah atas musuh-musuhnya yang tidak mengenal Allah, dan kepada ketenteraman serta kemakmuran bagi Israel (ay. 26).

II. Nubuatan Melawan Bangsa-bangsa Asing (25:1-32:32).

Nubuatan yang mengumumkan hukuman atas bangsa-bangsa yang menjadi musuh Israel (ps. 25-32), merupakan sebuah peralihan antara nubuatan tentang penghakiman atas Yehuda dan Yerusalem (ps. 1-24) dengan nubuatan tentang pemulihannya (ps. 33-39; 40-48).

Nubuatan melawan bangsa-bangsa asing, juga dikelompokkan bersama-sama dalam kitab nabi-nabi lain: Yesaya 13-23; Yeremia 46-51; Amos 1; 2; Zefanya 2:4-15.

Sebelum bangsa yang ideal bisa diwujudkan, musuh-musuh harus dihancurkan dan Israel dibuat aman di tanahnya (28:24, 26; 34:28, 29).

Tujuh bangsa, mungkin suatu simbol kesempurnaan, ditetapkan untuk menerima hukuman.

Lima di antaranya telah bersekutu melawan Kasdim (Yer. 27:1-3).

Babel, kekuatan anti Allah dari PL, tidak termasuk dalam bangsa-bangsa yang mendapat penuduhan-penuduhan tersebut, mungkin karena bangsa itu menjadi alat keadilan Allah (29:17 dst.), sekalipun Yehezkiel mengetahui karakter bangsa Kasdim (7:21, 22, 24; 28:6; 30:11, 12; 31:12).

Tuhan akan memberikan hukuman atas musuh-musuh di sekitar Israel, karena perbuatan mereka terhadap Israel (25:3, 8, 12, 15; 26:2; 29:6) dan karena kesombongan serta pemujaan diri mereka yang jahat (28; 29:3).

Di sini, sebagaimana dalam nubuatan untuk bangsa asing dari kitab-kitab nabi-nabi lain, ditunjukkan pandangan internasional dari nubuatan Ibrani, dengan penekanannya pada kedaulatan universal Allah dan tanggung jawab moral dari semua manusia.

"Kedudukan sebuah bangsa di antara bangsa-bangsa bergantung pada kontribusinya kepada tujuan Allah bagi umat manusia, dan pada penghormatannya kepada peraturan universal Allah" (Cook, ICC, hlm. 282).

Bangsa-bangsa yang berada dalam penelitian sang nabi adalah Amon, Moab, Edom, Filistin (25:1-7, 8-11, 12-14, 15-17), Tirus (tiga nubuatan: 26; 27; 28:1-19), Sidon (28:20-26), dan Mesir (tujuh nubuatan: 29:1-16, 17-21; 30:1-19, 20-26; 31; 32:1-16, 17-32).

Empat nubuatan yang pertama, pendek dan sederhana (ps. 25), sementara nubuatan melawan Tirus (ps. 26-28) dan Mesir (ps. 29-32), merupakan puisi-puisi indah yang panjang, penuh warna dan berapi-api, yang dengan baik menggambarkan beragam gaya Yehezkiel.

Penanggalan yang diberikan untuk beberapa nubuatan yang ada dalam bagian ini, antara tahun 587/586 SM (tujuh bulan sebelum kejatuhan Yerusalem, 29:1) dan 571/570 SM (16 tahun sesudah kejatuhan Yerusalem, 29:17).

Sumber ayat Alkitab / tafsiran: Software e-sword dan Alkitab.sabda.org.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel