Mazmur 136: Kasih Setia Allah Kepada Orang Israel

Klik:

Psalms 136


Psa 136:1 Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:2 Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:3 Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:4 Kepada Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:5 Kepada Dia yang menjadikan langit dengan kebijaksanaan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:6 Kepada Dia yang menghamparkan bumi di atas air! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:7 Kepada Dia yang menjadikan benda-benda penerang yang besar; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:8 Matahari untuk menguasai siang; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:9 Bulan dan bintang-bintang untuk menguasai malam! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:10 Kepada Dia yang memukul mati anak-anak sulung Mesir; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:11 Dan membawa Israel keluar dari tengah-tengah mereka; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:12 Dengan tangan yang kuat dan dengan lengan yang teracung! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:13 Kepada Dia yang membelah Laut Teberau menjadi dua belahan; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:14 Dan menyeberangkan Israel dari tengah-tengahnya; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:15 Dan mencampakkan Firaun dengan tentaranya ke Laut Teberau! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:16 Kepada Dia yang memimpin umat-Nya melalui padang gurun! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:17 Kepada Dia yang memukul kalah raja-raja yang besar; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:18 Dan membunuh raja-raja yang mulia; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:19 Sihon, raja orang Amori; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:20 Dan Og, raja negeri Basan; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:21 Dan memberikan tanah mereka menjadi milik pusaka; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:22 Milik pusaka kepada Israel, hamba-Nya! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:23 Dia yang mengingat kita dalam kerendahan kita; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:24 Dan membebaskan kita dari pada para lawan kita; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:25 Dia yang memberikan roti kepada segala makhluk; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Psa 136:26 Bersyukurlah kepada Allah semesta langit! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.


Tafsiran Wycliffe


Mazmur 136. Kasih Setia Kekal Allah.

Isi nyanyian pujian syukur ini mirip sekali dengan Mazmur 135.

Tetapi, mazmur ini lebih bersifat liturgis, dengan refrein berbalas-balasan yang muncul pada setiap ayat.

Kenyataan, bahwa mazmur ini lebih mudah dibaca dan dimengerti tanpa refrein tersebut menunjukkan, bahwa pada mulanya tidak ada pengulangan dalam ayat-ayat 4-25 ini.

Namun, refrein itu memberinya ciri khas unik dan kedudukan menonjol dalam ibadah Yahudi.

Dalam tulisan-tulisan para Rabi, mazmur ini disebut "Halel Agung" (kadang-kadang bersama dengan Mzm. 135).

Kata Haleluya di bagian akhir mazmur sebelumnya mungkin semestinya ada di awal mazmur ini, sebagaimana diperlihatkan oleh salinan LXX.

1-3. Ajakan Untuk Mengucap Syukur.

Bersyukurlah kepada Tuhan. Mazmur ini dibuka dengan tiga ajakan untuk bersama-sama bersyukur kepada Allah karena kebaikan-Nya dan kasih setia-Nya.

Pemimpin ibadah, atau paduan suara mengucapkan panggilan itu kepada umat. Barangkali seluruh kelompok penyembah menyanyikan refrein itu.

Singkatnya refrein itu secara khusus terlihat jelas dalam tiga kata Ibrani (untuk selama-lamanya kasih setia-Nya).

Tiga istilah untuk Allah: Yahweh (Tuhan), Allah segala allah, Tuhan segala tuhan adalah menarik, karena mazmur sebelumnya menekankan ketidakberdayaan berhala-berhala dan kemahakuasaan Allah.

4-9. Allah Atas Semua Ciptaan.

Keajaiban-keajaiban besar ... langit ... bumi ... benda-benda penerang.

Melalui pernyataan-pernyataan ringkas keajaiban-keajaiban penciptaan disebutkan untuk memberikan kesaksian tentang kasih setia dan kebaikan Allah.

Setiap kali digunakan kata-kata kepada Dia, itu adalah pelengkap (obyek) dari bersyukurlah.

10-25. Allah Atas Sejarah.

Kepada Dia yang memukul ... Mesir. Setiap peristiwa dari Mesir sampai Kanaan merupakan saksi tentang cara bagaimana Allah menyatakan kasih setia-Nya dalam sejarah Israel.

26. Doksologi Ucapan Syukur.

Bersyukurlah kepada Allah semesta langit. Ajakan di bagian pembukaan diulangi di sini, tetapi dengan istilah yang berbeda untuk Allah.

Istilah ini akan cocok terutama jika penekanannya pertama-tama pada keajaiban-keajaiban penciptaan alam oleh Allah sendiri.

JILID V. MAZMUR 107-150.

Jilid kelima dari lima bagian ini mencakup beberapa koleksi atau kelompok mazmur yang lebih kecil.

Nyanyian-nyanyian Ziarah dan Mazmur-mazmur Haleluya (111-113, 115-117, 146-150) jelas adalah bagian inti yang di sekitarnya mazmur-mazmur lain dikelompokkan bersama.

Sebelum ada pembagian menjadi lima bagian ini, mungkin ada pembabakan menjadi tiga bagian di mana Jilid IV dan V merupakan sebuah kumpulan besar.

Seluruh bagian secara nyata memperlihatkan tujuan liturgis; yang menimbulkan rasa ibadah bersama yang mendalam, yang mencapai puncak dalam kata-kata penutup Mazmur 150: "Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan. Haleluya."

Sumber bahan: Software e-sword dan Alkitab.sabda.org.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel