1 Raja-raja 15:1-8: Abiam, Raja Yehuda

Setelah belajar perikop Sambungan Riwayat Rehabeam dari Kitab 1 Raja-raja, sekarang kita belajar perikop lanjutannya, yakni Abiam, Raja Yehuda.

Berikut ini tampilan ayat-ayat Firman Tuhan dalam Kitab 1 Raja-raja (1 Kings 15:1-8) dengan judul perikop Abiam, Raja Yehuda).

Kita belajar perikop "Abiam, Raja Yehuda" ini dengan menggunakan tafsiran / catatan Wycliffe. Ayat-ayat dikutip dalam bentuk tulisan italic warna biru, sedangkan tafsiran / komentar dalam tulisan biasa.

Ayat-ayat Akitab dikutip dari software e-Sword, sedangkan komentarinya dari situs Alkitab.sabda.org. Yuk kita belajar.

Abiam, Raja Yehuda (Kitab 1Ki 15:1-8)


1Ki 15:1 Dalam tahun kedelapan belas zaman raja Yerobeam bin Nebat menjadi rajalah Abiam atas Yehuda.

1Ki 15:2 Tiga tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Maakha, anak Abisalom.

1Ki 15:3 Abiam hidup dalam segala dosa yang telah dilakukan ayahnya sebelumnya, dan ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, moyangnya.

1Ki 15:4 Tetapi oleh karena Daud maka TUHAN, Allahnya, memberikan keturunan kepadanya di Yerusalem dengan mengangkat anaknya menggantikan dia dan dengan membiarkan Yerusalem berdiri,

1Ki 15:5 karena Daud telah melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan tidak menyimpang dari segala yang diperintahkan-Nya kepadanya seumur hidupnya, kecuali dalam perkara Uria, orang Het itu.

1Ki 15:6 Dan ada perang antara Rehabeam dan Yerobeam, seumur hidupnya.

1Ki 15:7 Selebihnya dari riwayat Abiam dan segala yang dilakukannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Yehuda? Dan ada perang antara Abiam dan Yerobeam.

1Ki 15:8 Kemudian Abiam mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud. Maka Asa, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.


1. Dalam tahun kedelapan belas zaman Raja Yerobeam . . . menjadi rajalah Abiam atas Yehuda. Dia memerintah selama tiga tahun, 913-911 sM.

2. Nama ibunya ialah Maakha, anak Abisalom. Maakha merupakan ibu suri. Abisalom adalah bentuk panjang dari Absalom.

3. Abiam hidup dalam segala dosa yang telah dilakukan ayahnya sebelumnya. Kisah yang lebih lengkap mengenai pemerintahan Abiam terdapat di II Tawarikh 13:1-22.

Abiam, hidup mengikuti cara hidup yang jahat dan tidak saleh dari Rehabeam. Ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada Tuhan. Sebuah ungkapan yang menunjukkan, bahwa Abiam secara menyedihkan kurang memiliki pengabdian dan kesetiaan kepada Allah.

4. Tetapi oleh karena Daud. Ayat 4 dan 5 menekankan kemurahan dan kesetiaan Allah.

Sekalipun Abiam terus berbuat jahat, Tuhan tidak menarik kemurahan-Nya dari penduduk Yehuda.

6. Ada perang antara Rehabeam dan Yerobeam, seumur hidupnya. Peperangan terus menghantui kerajaan yang terpecah itu.

7. Selebihnya dari riwayat Abiam dan segala yang dilakukannya. Gambaran yang sedikit lebih saleh tentang Abiam disajikan di II Tawarikh.

Khususnya di dalam pidato yang diucapkan Abiam terhadap Yerobeam, ia kelihatannya memiliki sedikit kepercayaan kepada Yahovah.

Mungkin, seperti kebanyakan orang lain, Abiam pandai berkhotbah tetapi tidak pandai melaksanakannya.

Perikop Selanjutnya: Asa, Raja Yehuda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel