Kota-kota Suku Yehuda

Setelah belajar perikop Kaleb Merebut Hebron dari kitab Yosua, maka sekarang kita belajar perikop lanjutannya, yakni Kota-kota Suku Yehuda.

Berikut ini tampilan ayat-ayat Firman Tuhan dalam Kitab Yosua (Joshua 15:20-63 dengan judul perikop Kota-kota Suku Yehuda).

Kita belajar perikop Kota-kota Suku Yehuda ini dengan menggunakan tafsiran / catatan Wycliffe. Semua ayat dikutip dalam bentuk tulisan italic warna biru, sedangkan tafsiran / komentar dalam tulisan biasa.

Ayat Akitab dikutip dari software e-Sword, sedangkan komentarinya dari situs Alkitab.sabda.org. Yuk kita belajar.

Kota-kota Suku Yehuda (Kitab Yosua 15:20-63)


Jos 15:20 Inilah milik pusaka suku bani Yehuda menurut kaum-kaum mereka.

Jos 15:21 Kota-kota suku bani Yehuda yang paling ujung, dekat batas tanah Edom di Tanah Negeb, ialah Kabzeel, Eder, Yagur,

Jos 15:22 Kina, Dimona, Adada,

Jos 15:23 Kedesh, Hazor, Yitnan,

Jos 15:24 Zif, Telem, Bealot,

Jos 15:25 Hazor-Hadata, Keriot-Hezron, itulah Hazor;

Jos 15:26 Amam, Sema, Molada,

Jos 15:27 Hazar-Gada, Hesmon, Bet-Pelet,

Jos 15:28 Hazar-Sual, Bersyeba dan segala anak kotanya,

Jos 15:29 Baala, Iyim, Ezem,

Jos 15:30 Eltolad, Kesil, Horma,

Jos 15:31 Ziklag, Madmana, Sansana,

Jos 15:32 Lebaot, Silhim, Ain dan Rimon; seluruhnya dua puluh sembilan kota dengan desa-desanya.


Kota-kota yang terletak di Negeb (15:20-32)


Bersyeba (ay. 28) adalah ibu kota Negeb baik pada zaman dahulu maupun pada saat ini.

Sekalipun nama beberapa tempat mungkin merupakan perpaduan (Hazor, Yitnan ay. 23; Hazor - Hadata dan Keriot - Hezron ay. 25; Ain - Rimon ay. 32) tetap saja terdapat lebih dari dua puluh sembilan kota.

Mungkin jumlah dua puluh sembilan merupakan kesalahan dari penyalin, tetapi bisa juga nama-nama yang pada mulanya ditulis di pinggir halaman kemudian disisipkan ke dalam teks.

Membandingkan Yosua 15:21-32; 19:1-8 dan I Tawarikh 2:4 dengan paruh kedua dari daftar pertempuran yang dilakukan oleh Firaun Sisak (II Taw. 12:2-12) yang ditemukan di Karnak, menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil dari lima puluh delapan nama tempat yang disebutkan oleh Sisak di Negeb dan wilayah sekitarnya dapat dijumpai dalam Kitab Yosua; sedangkan banyak nama yang kelihatan seperti nama perseorangan atau marga di dalam daftar-daftar keturunan yang belakangan di I Tawarikh pasal 2 dan 4.

Oleh karena itu daftar kota di dalam Kitab Yosua termasuk dalam masa sebelum keturunan Yehuda dan Simeon mulai mendiami Negeb dan memberikan nama-nama mereka untuk pemukiman baru yang ada hingga zaman Firaun Sisak (lih. Benjamin Mazar, The Campaign of Pharaoh Shisak to Palestina, suplemen kepada Vetus Testamentum, IV hlm. 59-66).

Jos 15:33 Di Daerah Bukit: Esytaol, Zora, Asna,

Jos 15:34 Zanoah, En-Ganim, Tapuah, Enam,

Jos 15:35 Yarmut, Adulam, Sokho, Azeka,

Jos 15:36 Saaraim, Aditaim, Gedera dan Gederotaim; empat belas kota dengan desa-desanya.

Jos 15:37 Zenan, Hadasa, Migdal-Gad,

Jos 15:38 Dilean, Mizpa, Yokteel,

Jos 15:39 Lakhis, Bozkat, Eglon,

Jos 15:40 Kabon, Lahmas, Kitlis,

Jos 15:41 Gederot, Bet-Dagon, Naama dan Makeda; enam belas kota dengan desa-desanya.

Jos 15:42 Libna, Eter, Asan,

Jos 15:43 Yiftah, Asna, Nezib,

Jos 15:44 Kehila, Akhzib dan Maresa; sembilan kota dengan desa-desanya.

Jos 15:45 Ekron dengan segala anak kota dan desanya.

Jos 15:46 Mulai dari Ekron sampai ke laut, segala yang di sisi Asdod dan desa-desanya,

Jos 15:47 Asdod dengan segala anak kota dan desa-desanya, Gaza dengan segala anak kota dan desa-desanya, sampai ke sungai tanah Mesir, Laut Besar dan pantainya.


Kota-kota di Shephelah (15:33-47)


Empat distrik termasuk di dalam wilayah kaki bukit ini, sekalipun di distrik yang keempat (ay. 45-47) terdapat kota-kota yang terletak di dataran dekat laut yang hanya secara teoritis saja di bawah kendali suku Yehuda (11:22; 13:2, 3).

36. Gedera dan Gederotaim. Bacalah sesuai dengan LXX, Gedera dan seluruh kandang dombanya, yang menjadikan seluruhnya ada empat belas kota.

Jos 15:48 Lagi di Pegunungan: Samir, Yatir, Sokho,

Jos 15:49 Dana, Kiryat-Sana, itulah Debir;

Jos 15:50 Anab, Estemo, Anim,

Jos 15:51 Gosyen, Holon dan Gilo; sebelas kota dengan desa-desanya;

Jos 15:52 Arab, Duma, Esan,

Jos 15:53 Yanum, Bet-Tapuah, Afeka,

Jos 15:54 Humta, Kiryat-Arba, itulah Hebron, dan Zior; sembilan kota dengan desa-desanya.

Jos 15:55 Maon, Karmel, Zif, Yuta,

Jos 15:56 Yizreel, Yokdeam, Zanoah,

Jos 15:57 Kain, Gibea dan Timna; sepuluh kota dengan desa-desanya.

Jos 15:58 Halhul, Bet-Zur, Gedor,

Jos 15:59 Maarat, Bet-Anot dan Eltekon; enam kota dengan desa-desanya.

Jos 15:60 Kiryat-Baal, itulah Kiryat-Yearim, dan Raba; dua kota dengan desa-desanya.


Kota-kota di Wilayah Perbukitan (15:48-60)


Enam distrik termasuk di wilayah Central Ridge, yang kelima muncul dalam sebuah ayat di LXX di antara ayat 59 dan 60, ayat mana tidak dicantumkan dalam teks Masoret oleh seorang penyalin kuno. Di antara sebelas kota yang disebutkan terdapat Tekoa, Betlehem dan Etam (bdg. II Taw. 11:6).

Jos 15:61 Di padang gurun: Bet-Araba, Midin, Sekhakha,

Jos 15:62 Nibsan, Kota Garam dan En-Gedi; enam kota dengan desa-desanya.


Kota-kota di Padang Gurun (15:61, 62)


Yang dimaksudkan adalah padang gurun Yudea yang tidak ramah dan merupakan dataran yang turun ke Laut Mati.

Karena Bet-Araba (15:6; 18:22) letaknya dekat dengan Yerikho, tiga atau empat kota berikutnya mungkin terletak dekat muara Sungai Yordan atau di sepanjang pantai barat Laut Mati di En-Gedi, dan bukan di Buqeiah yang merupakan sebuah lembah tinggi di atas dan sebelah barat daya Qumran.

Jos 15:63 Tetapi orang Yebus, penduduk kota Yerusalem, tidak dapat dihalau oleh bani Yehuda. Jadi orang Yebus itu masih tetap diam bersama-sama dengan bani Yehuda di Yerusalem sampai sekarang.

63. Baik suku Yehuda maupun suku Benyamin tidak mampu mengusir orang Yebus dari kota berkubu mereka di Sion (lih. Hak. 1:21); tetapi orang Yehuda menaklukkan dan membakar wilayah pemukiman yang tidak berkubu di sebelah barat daya (Hak. 1:8) dan tinggal di sana bersama dengan orang-orang Yebus sebelum Daud menduduki kota itu (II Sam. 5:6, 7).

Kota-kota Yehuda (15:21-63)


Kota-kota Yehuda disebutkan berdasarkan dua belas distrik menurut kedudukan masing-masing di dalam empat wilayah geografis.

Perikop Selanjutnya: Milik Pusaka Efraim dan Manasye.

Pembagian Negeri yang Dijanjikan (13:1-22:34)

Bagian yang panjang dari kitab ini mengemukakan rincian geografis dari wilayah yang diperoleh setiap suku, dengan batas-batas tanah setiap suku pada masa mendatang serta biasanya dengan jumlah kota-kota yang ada di dalam wilayah tersebut.

Sebagaimana telah dikemukakan Kaufman, pembagian negeri itu merupakan kebijaksanaan nasional di antara suku-suku yang menaklukkan Kanaan, dimulai ketika mereka masih berada di perkemahan pusat mereka di Gilgal (op. cit, hlm. 25).

Perlu diketahui bahwa suku-suku tersebut belum menduduki wilayah bagian mereka pada saat daftar ini disusun.

Kenyataannya, suku Dan tidak tinggal menetap di wilayah yang diserahkan kepada mereka; suku Efraim tidak menduduki dan menetap di Gezer (16:3, 10; 21:21); dan suku Benyamin tidak pernah mengalahkan atau menduduki sendiri Yerusalem sekalipun kota ini diserahkan kepada suku tersebut (18:28).

Selanjutnya, kenyataan bahwa Ofra dan Ofni, dua kota yang dimiliki oleh suku Benyamin (18:23, 24), terletak tiga sampai empat mil di sebelah utara perbatasan dengan wilayah suku Efraim, menunjukkan bahwa daftar ini dibuat pada masa yang agak dini sebelum ada pertikaian antar suku.

Dengan demikian daftar wilayah setiap suku ini tidak mungkin merupakan daftar kota dan distrik dari kerajaan Israel dan Yehuda entah itu pada zaman Yosia (sebagaimana dikemukakan Alt, Noth dan Mowinckel) atau pada zaman Yosafat (sebagaimana dikemukakan Cross, Wright, Albright mengenai Yos. 15:21-62; JBL, LXXV, September 1956, hlm. 202-226).

Banyak kota dan pedesaan yang disebutkan di dalam pasal-pasal ini tidak ditaklukkan oleh Israel selama berabad-abad.

Dan sejumlah kota yang terdaftar mungkin saat itu tidak didiami oleh orang Kanaan dan juga tidak didiami oleh orang Israel untuk jangka waktu yang lama sesudah negeri itu dibagi.

Suku Ruben, suku Gad dan setengah suku Manasye sudah memiliki wilayah di Trans-Yordan yang diserahkan kepada mereka oleh Musa (Bil. 32:1-42; Yos. 13:8-33). Kembalinya pasukan yang telah membantu saudara-saudara mereka menduduki negeri yang dijanjikan dikisahkan pada pasal 22.

Sebagai penggenapan dari berkat untuk suku-suku yang dinyatakan oleh Yakub (Kej. 49) dan Musa (Ul. 33), pembagian utama dari Negeri yang Dijanjikan itu adalah di antara suku Yehuda dan Yusuf; penempatan suku-suku lain sebagaimana ditetapkan secara ilahi tergantung dari pembagian dasar ini.

Suku Yehuda memperoleh wilayah di Kanaan selatan sebab terkait dengan Yehuda adalah Kaleb yang mengklaim Hebron sebagai miliknya (14:12-15).

Suku Simeon kemudian memperoleh bagian di dalam wilayah Yehuda sebab "bagian bumi Yehuda itu terlalu besar bagi mereka" (19:9).

Keturunan Yusuf - suku Efraim dan setengah suku Manasye - menerima Kanaan tengah (Samaria), jelas karena Sikhem telah diserahkan kepada Yusuf oleh Yakub (Kej. 48:21, 22; Yos. 24:32).

Silo di mana Kemah Suci berada (18:1), terletak dalam wilayah suku Efraim, tempat strategis di daerah gunung ini dipilih karena mudah dipertahankan dan berada di tengah suku lainnya.

Di antara suku Yehuda dan Efraim, terletak wilayah yang kemudian diserahkan kepada suku Benyamin (18:11-28) dan yang ke arah barat menuju Mediterania kepada suku Dan (19:40-48).

Suku-suku yang masih belum memperoleh apa-apa - Zebulon, Isakhar, Asyer dan Naftali - pada saat yang bersamaan membuang undi untuk wilayah di utara wilayah Manasye yaitu di daerah antara Yizril dan Galilea (19:10-39).

Di samping pembagian tanah di antara para suku Israel, juga ditentukan kota-kota perlindungan dan kota tempat tinggal suku Lewi (20:1-21:42).

Cara penempatan ketujuh suku yang tersisa adalah dengan membuang undi di hadapan Tuhan (18:6; lih. taf. 7:16-18).

Setiap wilayah, dengan perbatasannya, tidak diragukan lagi telah ditentukan menurut garis-garis pertahanan alamiah oleh sebuah panitia khusus yang dipilih untuk melukiskan sisa wilayah negeri itu (18:4-9).

Pembagian negeri itu bukan merupakan tugas yang mudah, tetapi justru sangat rumit sehingga memerlukan petunjuk yang teliti dan waktu yang cukup panjang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel