Pidato Perpisahan Yosua Kepada Para Pemimpin Bangsa Itu

Setelah belajar perikop Suku-suku Di Seberang Yordan Mendirikan Mezbah dari kitab Yosua, maka sekarang kita belajar perikop lanjutannya, yakni Pidato Perpisahan Yosua Kepada Para Pemimpin Bangsa Itu.

Berikut ini tampilan ayat-ayat Firman Tuhan dalam Kitab Yosua (Joshua 23 dengan judul perikop Pidato Perpisahan Yosua Kepada Para Pemimpin Bangsa Itu).

Kita belajar perikop Pidato Perpisahan Yosua Kepada Para Pemimpin Bangsa Itu dengan menggunakan tafsiran / catatan Wycliffe. Semua ayat dikutip dalam bentuk tulisan italic warna biru, sedangkan tafsiran / komentar dalam tulisan biasa.

Ayat Akitab dikutip dari software e-Sword, sedangkan komentarinya dari situs Alkitab.sabda.org. Yuk kita belajar.

Pidato Perpisahan Yosua Kepada Para Pemimpin Bangsa Itu (Kitab Yosua 23)


Jos 23:1 Lama setelah TUHAN mengaruniakan keamanan kepada orang Israel ke segala penjuru terhadap semua musuhnya, dan ketika Yosua telah tua dan lanjut umur,

Jos 23:2 dipanggilnya seluruh orang Israel, para tua-tuanya, para kepalanya, para hakimnya dan para pengatur pasukannya dan berkata kepada mereka: "Aku telah tua dan sangat lanjut umur,

Jos 23:3 dan kamu ini telah melihat segala yang dilakukan TUHAN, Allahmu, kepada semua bangsa di sini demi kamu, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang telah berperang bagi kamu.

Jos 23:4 Ingatlah, aku telah membagikan dengan membuang undi bangsa-bangsa yang masih tinggal ini kepada suku-sukumu menjadi milik pusakamu, seperti juga semua bangsa yang telah kulenyapkan hari itu, mulai dari sungai Yordan sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam.

Jos 23:5 Dan TUHAN, Allahmu, Dialah yang akan mengusir dan menghalau mereka dari depanmu, sehingga kamu menduduki negeri mereka, seperti yang dijanjikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Jos 23:6 Kuatkanlah benar-benar hatimu dalam memelihara dan melakukan segala yang tertulis dalam kitab hukum Musa, supaya kamu jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri,

Jos 23:7 dan supaya kamu jangan bergaul dengan bangsa-bangsa yang masih tinggal di antaramu itu, serta mengakui nama allah mereka dan bersumpah demi nama itu, dan beribadah atau sujud menyembah kepada mereka.

Jos 23:8 Tetapi kamu harus berpaut pada TUHAN, Allahmu, seperti yang kamu lakukan sampai sekarang.

Jos 23:9 Bukankah TUHAN telah menghalau bangsa-bangsa yang besar dan kuat dari depanmu, dan akan kamu ini, seorangpun tidak ada yang tahan menghadapi kamu sampai sekarang.

Jos 23:10 Satu orang saja dari pada kamu dapat mengejar seribu orang, sebab TUHAN Allahmu, Dialah yang berperang bagi kamu, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu.

Jos 23:11 Maka demi nyawamu, bertekunlah mengasihi TUHAN, Allahmu.

Jos 23:12 Sebab jika kamu berbalik dan berpaut kepada sisa bangsa-bangsa ini yang masih tinggal di antara kamu, kawin-mengawin dengan mereka serta bergaul dengan mereka dan mereka dengan kamu,

Jos 23:13 maka ketahuilah dengan sesungguhnya, bahwa TUHAN, Allahmu, tidak akan menghalau lagi bangsa-bangsa itu dari depanmu. Tetapi mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, menjadi cambuk pada lambungmu dan duri di matamu, sampai kamu binasa dari tanah yang baik ini, yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Jos 23:14 Maka sekarang, sebentar lagi aku akan menempuh jalan segala yang fana. Sebab itu insaflah dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu, bahwa satupun dari segala yang baik yang telah dijanjikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, tidak ada yang tidak dipenuhi. Semuanya telah digenapi bagimu. Tidak ada satupun yang tidak dipenuhi.

Jos 23:15 Tetapi seperti telah datang atas kamu segala yang baik, yang telah dijanjikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, demikianlah TUHAN akan mendatangkan atas kamu segala yang tidak baik sampai Ia telah memusnahkan kamu dari tanah yang baik ini, yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu,

Jos 23:16 apabila kamu melangkahi perjanjian, yang telah diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, dan pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepada mereka. Maka murka TUHAN akan bangkit terhadap kamu, sehingga kamu segera binasa dari negeri yang baik, yang telah diberikan-Nya kepadamu."


Pidato Perpisahan Yosua kepada Para Pemimpin Israel (23:1-16)


Kitab ini dibuka dengan penugasan Yosua oleh Allah untuk memimpin; kitab ini diakhiri dengan Yosua menasihati bangsa itu agar menyelesaikan penaklukan negeri itu.

Sejak ditentukannya wilayah setiap suku sampai saat itu sekitar sepuluh hingga dua puluh tahun sudah berlalu. Usia Yosua mulai merupakan kendala (lih. taf. 13:1).

Di dalam tahun-tahun antara tersebut dia melihat kecenderungan Israel untuk berpuas diri dan berkompromi dengan kekafiran makin bertumbuh, padahal kelemahan jasmaniahnya sendiri membuatnya tidak bisa memimpin pasukan untuk melanjutkan penaklukan pusat-pusat perlawanan orang Kanaan.

Karena Allah tidak bermaksud menetapkan seorang lain sebagai penggantinya menjadi panglima pasukan, apakah dia telah gagal karena tidak mempersiapkan para pemimpin suku untuk melanjutkan peperangan?

Kini ketika merasakan ajal makin dekat, Yosua harus memakai sisa-sisa kekuatannya untuk mendorong Israel agar mereka membaharui kesetiaan kepada Tuhan dan ketaatan kepada perjanjian.

1, 2. Terjemahkan dan jelaskan: Lama sesudah itu, pada saat Tuhan ... musuh-musuh di sekeliling, dan Yosua sudah lanjut usia, Yosua memanggil seluruh orang Israel: tua-tua mereka . . . Pertama-tama dia memanggil para tua-tua bangsa itu, mungkin ke Silo di mana Kemah Suci berada (18:1) untuk mengingatkan mereka dengan amat bersungguh-sungguh akan bahaya kemurtadan terhadap Yehova.

3-5. Pertama, dia mendorong mereka untuk mengingat kembali apa saja yang telah dilakukan Allah bagi mereka dan juga janji-janji-Nya untuk memusnahkan bangsa-bangsa kafir itu.

6-11. Yang kedua, dia memohon (bentuk perintah tidak dipakai) kepada mereka untuk dengan tekun menaati hukum Taurat sebagaimana yang ia lakukan selama ini (1:7), agar mereka jangan bercampur dan bergaul dengan orang-orang Kanaan yang tidak bisa berhenti menyembah berhala itu.

Dia mendesak mereka untuk berpaut (ay. 8) erat kepada Yehova, Allah mereka dan mengasihi Dia (bdg. Kel. 20:6) - "Sebab Tuhan, Allahmu, Dialah yang telah berperang bagimu." Harus berpaut pada Tuhan merupakan cara Perjanjian Lama untuk mengatakan, "Tinggallah di dalam Kristus" (bdg. Yoh. 15:1-10).

12, 13. Ketiga, Yosua dengan tegas memperingatkan mereka tentang berbagai akibat negatif dari pernikahan silang dengan tetangga-tetangga mereka (hal yang dilarang di Kel. 34:12-16; Ul. 7:3), sebab ikatan semacam itu akan menjebak orang-orang Israel ke dalam agama penyembahan dewa kesuburan dan berdampak bagaikan cambuk di punggung mereka dan duri di mata mereka (bdg. Bil. 33:55).

Demikian pula kita tidak boleh berdamai dengan kebiasaan berdosa terselubung di dalam kehidupan kita.

14-16. Sebagai penutup, Yosua merangkum seluruh pemikirannya dengan menekankan kutuk yang akan menimpa mereka yang melanggar perjanjian, dan hal itu ia dasarkan pada Imamat 26:14-33; Ulangan 28:15-68 dan lain-lain.

Perikop Selanjutnya: Pembaruan Perjanjian di Sikhem.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel